iOn1c Menduga Exploit Jailbreak Telah Dicuri Dari Evad3rs

Posted by Lutfi Hanif on Monday, December 16, 2013

Stefan Esser, seorang penyelidik keamanan dengan nama alias iOn1c, menduga bahwa seseorang yang dekat dengan evad3rs telah mencuri exploit jailbreak dan telah menjualnya kepada pembeli rahasia. iOn1c ialah hacker yang merilis jailbreak untuk iOs 4.3.2. Ia juga yang men-jailbreak iPad di iOS 5.1.

Kemarin pagi Esser meluncurkan sebuah tweet, bertuliskan (saya terjemahkan ke bahasa Indonesia), "Rupanya seseorang disekitar @evad3rs telah mencuri sebuah jailbreak dari mereka dan kemudian menjualnya kepada pembeli rahasia."
evasi0n
Inilah tweet lengkapnya.



Ketika ditanya oleh iDesignTimes mengenai dugaan itu, anggota kehormatan evad3rs pod2g mengatakan, "Itu sepenuhnya omong-kosong--." Dia juga menjelaskan bahwa "bahwa jailbreak terus bergerak (dalam pengembangannya, red) meskipun bergerak lambat."

Esser menanggapi pernyataan pod2g dengan mengatakan, "LOL jadi sebuah situs berita jailbreak bertanya kepada @evad3rs apakah seseorang telah mencuri JB mereka dan mereka berkata tidak. Bagaimana mereka bisa tahu jikalau seseorang telah mengkopi kerja mereka?".

"Satu-satunya cara agar @evad3rs bisa yakin bahwa tiada seorangpun yang mencuri exploit JB mereka ialah jika mereka tidak memiliki apapun untuk dicuri."

i0n1c juga menegaskan bahwa ia hanya mengatakan ada orang disekitar (dekat dengan) team yang mencuri JB, bukan anggota evad3rs."

"Saya mengatakan seseorang di dekat @evad3rs yang mencurinya. Saya tidak pernah menyebut ia seorang anggota."

Jikalau sebuah jailbreak memang benar-benar telah dicuri dari evad3rs dan telah dijual kepada pembeli rahasia, kemungkinan besar si pembeli tidak akan membaginya kepada Apple. Namun begitu, jikalau ditemukannya sebuah perangkat iPhone telah di jailbreak beredar di pasar, maka pihak Apple akan langsung memeriksanya untuk menutup celah kelemahan untuk kemudian dimasukan kedalam versi firmware selanjutnya.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Info Apple iOS
Info Apple iOSUpdated: Monday, December 16, 2013